4 Titik Tanggul Kritis di Desa Sidamulya akan Ditambal

Warga masyarakat Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari, termasuk para petani bawang merah, kini bisa mulai bernafas lega.

Pasalnya, empat titik tanggul Sungai Pemali yang kritis dan mengancam, akan segera ditambal pada akhir Januari 2019 (31/1) oleh gabungan segenap elemen.

Hal ini dibenarkan Kades, Hadi Darnoto, dalam Rakor penanganan darurat tanggul Pemali yang bertempat di ruang kerja Camat Wanasari.

“Penanggulangan di tanggul tersebut sudah sering dilakukan melalui kerja bakti antara masyarakat bersama TNI-Polri. Namun hasilnya kurang maksimal karena hanya menggunakan peralatan konvensional,” ungkapnya, Selasa (28/1/2019).

Sementara itu, Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Inf. Turiman bahwa, pihaknya bersama masyarakat Sidamulya sudah melaksanakan upaya secara manual, namun hasilnya kurang maksimal.

“Manakala debit air Pemali over, karung-karung yang kami pasang hilang terbawa air,” terang Turiman dalam rakor.

Menurut Tuhirman, pihaknya memastikan ada 4 titik sebelah kiri barat Sidamulya yang harus segera ditangani mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi.

Turiman menyarankan agar pihak terkait menyediakan alat berat excavator untuk menancapkan bambu penahan karung sehingga lebih dalam.

“Penanganan darurat sebagai langkah awal antisipasi jebolnya tanggul di desa binaannya, pasalnya sungai tersebut merupakan induk utama saluran-saluran pembuang sekunder di Brebes,” tandas Turiman.

Dalam rapat ini disepakati pembagian tugas meliputi : alat berat oleh Pemkab Brebes, Dinas PU SDA Taru Provinsi Jateng menyediakan karung plastik sebanyak 5000 lembar dan upah operator alat berat.

Untuk Balai Besar PSDA Pemali-Comal karung plastik 5000 lembar serta mob demob.

Dinas PSDA PR Kabupaten Brebes karung 1000 lembar, BBM excavator dan konsumsi.

BPBD Kabupaten Brebes sendiri menyiapkan karung sebanyak 2000 lembar dan sesek. Pengangkutan karung dari Kecamatan, sedangkan untuk bambu dan tanah oleh masyarakat setempat, sedang tenaga akan dibantu personil TNI/Polri.

Baca Juga  Rumah Bilik Bambu Milik Nenek 90 Tahun di Siandong Ludes Terbakar

Sementara dikalkulasi Ir. Rahman Wahyu Adi Kartika Kepala PSDA Pemali-Comal bahwa, penanganan awal setidaknya dibutuhkan kurang lebih 12.600 karung tanah.

Ia juga menegaskan bahwa penanggulangan sifatnya sementara karena belum adanya anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.