Anak Punk di Brebes Disuruh Mandi dan Ganti Baju Biar Wangi Setelah Ditangkap Polisi

Jajaran kepolisian selalu melakukan operasi cipta kondisi. Salah satunya yang dilakukan oleh anggota Polsek Brebes, yang menertibkan anak punk di kawasan alun-alun Brebes. Awalnya, anak punk ini berontak dan enggan untuk diamankan. Namun, setelah dibujuk petugas, mereka dengan antusias naik ke atas mobil polisi.

Kapolres Brebes melalui Plt. Kapolsek Brebes AKP Sapari saat dimintai keterangan, Sabtu 31 Maret 2018 menjelaskan, giat penertiban anak punk sudah kerap dilakukan. “Itu sudah sering kita lakukan, supaya mereka mau dibawa, kita bujuk bahwa mereka akan diperlukan baik,” jelasnya.

Terhadap anak punk yang diamankan, Sapari menuturkan, sesampainya di kantor Polsek mereka dirawat dan diberi baju yang layak. “Sebelum diserahkan ke Dinas Sosial, mereka saya suruh mandi dulu, dan ganti pakaian yang pantas pakai, jadi keluar Polsek sudah ganteng dan cantik, tidak kotor dan dekil,” tuturnya.

Anak Punk Ditangkap Polisi

Para anak punk tersebut setelah disuruh mandi di Polsek setempat, diberi pakaian. “Itu pakaian pantas pakai dari anggota kami yang sengaja dikumpulkan untuk stok, jadi kalau ada penangkapan anak punk biar pakai baju itu, bajunya masih bagus dan wangi,” jelas Sapari.

Setelah mandi dan bersih, polisi kemudian mendata anak punk tersebut. “Didata saja nama dan alamat masing-masing, kita juga kasih nasi bungkus buat mereka,” imbuh Sapari.

Dari sekian banyak anak punk yang diamankan, Sapari mengatakan, mereka berasal dari berbagai daerah. “Yang jelas jarang saya temukan anak punk asli Brebes, kemarin saja saya tanya ada yang dari Pemalang, Cirebon, Kendal bahkan dari Semarang juga ada,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.