Apakah Mengenali Potensi Anak Sejak Dini itu Perlu

Setiap orang tua memiliki tugas dalam pendidikan dan perkembangan  anak dalam mewujudkan cita citanya,Tentunya mempunyai harapan besar untuk anaknya. Tugas orang tua bukan semata-mata mendidik dan merawat hingga anak tersebut  menjadi apa tergantung dengan pendidikan yang diberikan.orang tua berhak tau bahwa setiap anak mempunyai bakat sejak lahir dan semua anak itu berbakat dan bisa sukses di masa depan ini bisa didapatkan bila anda mengetahui sejak dini oleh karena itu temukan bebera cara untuk mengetahui bakat anak tersebut tidak meliputi tes namun mengenali atau mengamati dari setiap anak suka.

Bakat itu sendiri sebuah potensi yang ada dalam diri seseorang. Secara genetik bakat itu lahir dan berkembang. Pendapat lain yang diutarakan oleh Slameto yang berpendapat bahwa ”suatu minat dapat diekspresikan melalui sesuatu pernyataan yang menunjukan suatu hal dari pada hal lainya, dapat pula dimanifestasikan melalui prestasi dalam suatu aktivitas. Anak didik yang memiliki minat terhadap subjek tertentu cenderung untuk memberi perhatian yang lebih besar terhadap subjek tersebut” kalian perlu tau bakat itu muncul karena kebiasaan atau kesukaan yang sudah ada sejak lahir dalam hal ini bakat sebuah ketrampilan memukau dan bermanfaat yang terjadi  secara alami atau  nyata.dapat ditarik definisi  bahwa bakat itu kelebihan dalam diri seseorang dan membawa kesan bagi orang atau manfaat setiap orang.

Apabila bakat seseorang anak dapat diketahui sejak dini anak  bisa mendapatkan dukunmgan dari lingkungan sekitar. Penting bagi setiap orangtua perlu cermat apakah bakat anak tersebut bisa disalurkan atau tidak sehingga anak dapat berkembang dengan baik. Sebelum mengenali bakat dan minat yang dimiliki oleh anak ada baiknya orangtua sebagai pendidik harus memahami dulu tentang diri anaknya sendiri. Misalanya mengetahui karakternya dan bagaimana sih dia belajar dan mengetahui dorongan apa yang membuat anak termotivasi dalam belajar untuk mengenali  kemampuan diri.namun perlu tau dalam mengenali potensi anak orang tua tidak memksakan bakat anak terhadap sesuatu yang diekspresikan.dalam mengenali bakat anak atau potensi anak contonya: misalnya anak tersebut sangat mengagumi dan sangat gemar dalam mengasah kemampuanya peran orang tua tentunya mendukung dan menyalurkan bakat anak tersebut sehingga amak tau apa potensi yang diminati.

Baca Juga  Apakah kecerdasan otak kanan suatu kelainan?

Dapat ditarik kesimpulan selain mengembangkan karakter dan potensi anak peran orang tua adalah sebagai pendukung dalam hal bakat tersebut memang memiliki kesan atau manfaat.sehingga nantinya tidak salah dalam mengenali potensi anak, menyalurkan bakat tersebut melalui kegiatan seperti ekstrakulikuler di sekolah dan mengikuti serangkaian lomba yang membuat anak lebih mengembangkan baktnya secara mendalam.

 

Ditulis oleh :

Erni Yuliani

erniyuliani575@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.