Banjir Kembali Menenggelamkan Brebes

Setelah satu minggu berlalu, banjir kembali melanda warga Brebes di wilayah Brebes, Selasa, 20 Februari 2018. Luapan Sungai Pemali masih menjadi penyebab bencana susulan ini.

Awalnya banjir lebih dulu merendam sejumlah desa di Kecamatan Jatibarang. Ada empat desa, yakni Kebogadung, Bojong, Buaran, Kedungtukang, dan Desa Bojong.

Desa Bojong menjadi wilayah terparah yang terendam banjir. Ketinggian air yang menggenang di Desamencapai 1,5 meter. Air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 01.00 WIB. Seketika itu, warga langsung menyelamatkan diri, mengungsi di musala dan masjid.

Salah satu warga Solikhin (45) mengatakan, ketika air datang, ia tidak sempat menyelamatkan perabotan rumahnya. “Yang penting keluarga saya ungsikan,” katanya.

Selain di Kecamatan Jatibarang, banjir juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Brebes, Wanasari, dan lima desa di Kecamatan Losari.

Di Brebes dan Wanasari, banjir kembali merendam ribuan rumah di Desa Terlangu dan Lengkong. Wilayah ini pada banjir pekan lalu termasuk daerah terparah dilanda banjir akibat luapan Sungai Pemali. Banjir di Terlangu juga membuat jalur Brebes-Jatibarang terendam dan mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Selain luapan Sungai Pemali, meluapnya Sungai Cisanggrung yang berada di perbatasan Jawa Tengah (Jateng)
dan Jawa Barat (Jabar) di Kecamatan Losari membuat sejumlah desa terendam. Diantaranya, Desa Karangsambung, Bojongsari, Babakan, Kalibuntu, Pekauman dan Desa Losari

Bupati Brebes Idza Priyanti bersama BPBD, PMI dan Satpol PP tampak terjun melewati banjir guna menyambangi warganya yang terdampak banjir.

Bupati membawa bantuan logistik dan segera memerintahkan aparat desa yang terdampak banjir untuk mendirikan dapur umum. “Langsung buat dapur umum kasihan warga dari pagi belum makan,” ungkap Idza.

Hingga malam ini, sejumlah wilayah yang tadi pagi hingga siang terkena dampak luapan sungai Pemali, masih terendam banjir. Sementara, cuaca di wilayah Brebes selatan masih diguyur hujan deras. Diprediksi, kondisi (banjir) ini akan terjadi hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Baca Juga  Ratusan Siswa SMP di Brebes Tak Ikuti Ujian Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.