Bulog akan Bangun Gudang Penyimpanan di Pantura Untuk Atasi Harga Bawang

Guna menstabilkan harga bawang merah yang santiasa anjok di tingkat petani, Perum Bulog akan mendirikan bangun gudang penyipanan bawang di sejumalh titik Pantura Brebes.

Pembuatan gudang penyimpanan akan digunakan untuk menyerap panenan bawang saat harga turun.

Kepala Divisi Pengadaan Barang dan Jasa Perum Bulog Langgeng Wisnu Adi Nugroho, saat bertemu dengan Bupati Brebes Idza Priyanti di ruangan kerjanya, Rabu (10/1/2018) siang menuturkan, untuk tahap awal penyerapan, akan dilakukan dengan pembelian sekitar 22 ton bawang milik petani.

“Bawang sebanyak 22 tono in,i nantinya akan di taruh di gudang yang ada punya bulog dahulu,”ujar Langgeng.
Selanjutnya, kata Langgeng, Bulog dalam waktu tiga bulan akan membangun beberapa titik gudang penyimpanan di wilayah
Pantura Brebes. Setelah itu tiga bulan masuk tahap komisioning.

“Setelah keadaanya sudah normal, bulog akan membeli bawang petani saat harga turun dengan kapasitas yang besar tentunya, bila gudang-gudang sudah didirikan,” katanya lagi.

Sementara itu, Bupati Brebes akan mendukung, dan memberikan kemudahan ijin pembangunan gudang penyimpanan oleh pihak Bulog.

Bupati juga akan mendorong petani warga untuk mengolah bawang merah menjadi barang industri dengan membuatnya menjadi bawang goreng.

“Dengan memproduksi bawang goreng, diharapkan ada nilai tambah harga bawang hingga harganya akan tetap bisa stabil,” tandas Bupati.

Seperti diketahui, saa ini harga bawang jatuh pada titik terendah. Bawang dipetani dihargai antara 4 hingga 7 ribu perkilonnya.

Padahal untuk bisa untung, setidaknya harga bawang dihargai sekitar 15 ribu rupiah.

Baca Juga  Pemkab Brebes Jual Murah Ribuan Sembako Saat Hari Lahir Pancasila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.