Di Tempat Mana Lagi Muslim India Tenang Beribadah

Umat muslim di Delhi saat ini masih merasakan kekhawatiran ketika beraktifitas di luar rumah mereka. Asap yang berkebul di langit Delhi serta berbagai alat transportasi dan banguanan-bangunan warga ikut menjadi sasaran dalam kerusuhan yang terjadi.

Lalu bagaiman awal terjadinya kerusuhan tersebut ?

Dalam kejadian yang banyak menyebabkan banyak korban ini di awali dari Perdana Menteri Narendra Modi  yang meloloskan Undang-Undang (UU) Anti-Muslim atau “Citizenship Amendment Bill” (CAB) yang salah satunya dalam isinya mengenai para imigran illegal dari negara Afghanistan, Bangladesh dan Pakistan untuk mendapatkan kewarganegaraan, terkecuali mereka yang beragama muslim. UU tersebut banyak memperoleh protes dari berbagai kalangan.

Pemerintah India, dari perdana menteri dan menteri-menterinya berasal dari partai Hindu nasionalis Bharatiya Janata, BJP, berargumen UU tersebut mengakomodasi orang-orang yang melarikan diri dari persekusi agama di negara asal.

Dari salah satu isi UU tersebut menimbulkan penolakan dari kalangan muslim yang mengakibtakan Bentrokan serta dipicu serangan terhadap kelompok Muslim penolak Undang-Undang “Citizienship Amendement Bill” (CAB) oleh kelompok Hindu pendukung UU di tengah kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Awal kerusuhan terjadi pada Ahad (23/02) antara kelompok pendukung dan kontra terhadap Undang Undang Kewarganegaraan di timur Delhi. Kerusahan ini terjadi di tiga tempat yang agak jauh dari Delhi yang mayoritas adalah muslim. Dalam bentrokan yang terjadi,terdapat  seorang wartawan BBC India yang sedang meliput mengakatan bahwa dia melihat bangunan masjid yang terbakar dan al-quran yang berserakan. Tidak hanya itu saja, para wartawan pun melihat para korban di rumahsakit  yang mengalami cedera saat kerusan terjadi.

Bagaimana tindakan dari pihak berwenang ?

MS Randhawa, selaku juru bucara kepoliasian Delhi mengakatan bahwa sejumalah aparat polisi sudah di kerahkan dan situasi ini sudah bisa dikendalikan. Demi menjaga keamanan di daerah tersebut, kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah di liburkan. Ini di lakukan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan di daerah tersebut.

 

Penulis : Bagus Farhan Khafifi

bagusfarhan96@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.