Jalan dan Puluhan Rumah di Brebes Rusak Akibat Tanah Ambles

RadarBrebes – Puluhan rumah warga di Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, rusak akibat tanah ambles. Pergeseran tanah ini juga menyebabkan akses jalan di desa tersebut putus.

Bencana tanah ambles ini mulai terasa sejak beberapa hari lalu. Pergeseran susulan tanah terus terjadi hingga kedalaman tanah mencapai 100 cm.

Akibat amblesnya tanah ini, puluhan rumah di Desa Rajawetan rusak parah. Kerusakan rumah mulai dari retak retak hingga roboh rata dengan tanah. Robohnya rumah ini disebabkan karena pondasi bangunan bergeser saat tanah tersebut ambles.

Camat Tonjong, Soemarno, mengatakan sebanyak 74 rumah warga rusak akibat tanah ambles dan 22 rumah diantaranya roboh. Sementara puluhan lainnya saat ini kondisinya rawan karena dinding rumah sudah retak dan miring.

“Warga yang rumahnya ambruk dan retak-retak parah harus mengungsi ke tempat yang aman. Mereka khawatir mendiami rumah mereka karena intensitas hujan masih cukup tinggi sehingga bisa mengancam keselamatan jiwa,” ujar Semarno, Jumat (2/3/2018).

Longsong Tonjong

Sejumlah warga Desa Rajawetan Tonjong yang rumahnya rusak menuturkan bahwa sebelum terjadi tanah ambles, sempat diawali dengan hujan deras. Tidak lama kemudian warga dikejutkan dengan suara yang bersumber dari pergerakan tanah. Warga kemudian keluar rumah menyelamatkan diri ke lokasi yang aman.

“Suaranya gemeretak dan dibarengi dengan ambruknya bangunan rumah,” ujar Damin, salah satu warga Desa Rajawetan.

Warga menambahkan, sampai saat ini masih terjadi pergerakan tanah di lokasi tersebut. Warga terus mewaspadai adanya kejadian serupa bila terjadi hujan lebat.

Sementara, akibat amblesnya tanah ini, akses jalan dari Desa Rajawetan yang menuju ke kota kecamatan putus. Warga harus menguruk jalan yang putus ini agar bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga  Tronton Rem Blong Akibatkan 4 Tewas Belasan Lainnya Luka-luka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.