Kekurangan Guru SD-SMP di Brebes Capai 5000 Orang

Kabupaten Brebes kekurangan Guru, terutama guru SD dan SMP. Hal ini terjadi karena banyak guru yang pensiun. Sementara rekrutmen guru PNS tidak sebanding dengan kebutuhan.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah kekurngan guru PNS SD mencapai 3800 orang. Kemudian kekurangan guru PNS SMP mencapai 1400 orang.
“Tak hanya kekurangan guru PNS saja yang harus jadi perhatian. Tapi juga sarana dan prasarana juga kurang memadai seperti minimnya komputer. Sementara harus menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” ucap Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes Iskandar, usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional 2019 tingkat Kabupaten Brebes di Alun-alun Brebes, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Untuk itu, Pemkab Brebes harus menambah guru PNS dan juga memenuhi sarana dan prasarana pendidikan yang saat ini dibutuhkan.

Hal sama juga diungkapkan, Bupati Brebes Idza Priyanti mengakui adanya kekurangan guru PNS di Brebes. Meski demikian, Pemkab Brebes tidak tinggal diam.

Karena itu terus diupayakan dengan mengajukan usulan kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan kekurangan guru. Termasuk di antaranya merekrut guru lewat jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Termasuk rekrutmen CPNS 2018 juga kebanyakan dari guru dan tenaga kesehatan,” kata Idza.

Peringatan Hardiknas yang mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” digelar di alun alun Brebes dengan inspekstur upacara Bupati Brebes Idza Priyanti.

Idza membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendi antara lain mengingatkan agar senantiasa mengonsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional.

Yakni dengan menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.