Kepala SMK Mutu Bumi Diganti Setelah Menjadi Komisioner Bawaslu

Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.

Terlebih lagi dengan Kepala Sekolah, akan dimintai pula pertanggung jawabannya selama ia memimpin sekolah itu.

“Jika setiap pemimpin sadar dengan ayat ini, maka apa yang ia pimpin akan berkembang dengan baik dan sesuai apa yang diharapkan oleh semua pihak,” ujar Prof DR Ahmad Dailamy ST selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah saat menghadiri Pelantikan Kepala SMK Muhammadiyah 01 Bumiayu (Mutu Bumi), Ahad (27/01/2019).

Prof. Dailamy mengatakan, jika di Muhammadiyah yang namanya jabatan kepala sekolah atau apapun itu merupakan sebuah amanat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukannya sebuah kekuasan mutlak yang dijalani seseorang sesukanya sendiri.

Dia berharap kepada kepala sekolah yang baru ini dapat menjalankan tugas dan amanat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga SMK Muhammadiyah Bumiayu ini akan mampu berkembang menjadi sekolahan yang diminati oleh semua orang.

“Seorang kepala sekolah itu harus bisa memprediksi dan menentukan langkah apa yang dilakukan jika terjadi penurunan baik kualitas dan kuantitas disekolah yang ia pimpin,” katanya.

Ketua panitia Nur Zaman SPd menetangkan, Pergantian kepala SMK Muhammadiyah 01 Bumiayu ini berdasarkan hasil seleksi pada awal Desember 2018 yang diikuti oleh 8 kandidat ( Faiz Hanani SPd, M Firmanudin SPdi, Saryono SPd, Ir Mas rizal, Zaenudin SAg, Yuli Supriyanto ST, Nur Zaman SPd, Ani Sogiati SAg).

“Dari hasil seleksi kepala sekolah tersebut, nama Faiz Hanani SPd yang terpilih menjadi Kepala SMK Muhammadiyah 01 Bumiayu periode 2019/2023 M,” terang Nur Zaman.

Nur Zaman menyatakan, pergantian Kepala SMK Mutu Bumi ini juga lantaran kepala sekolah lama MA Ma’ruf menjadi komisioner Bawaslu Pemilu.
Karena dalam aturan di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak boleh double job atau memiliki jabatan ganda.

Jika itu terjadi, yang bersangkutan harus memilih salah satu diantaranya.

” Sehingga PWM Jateng memutuskan untuk mengganti kepala sekolah lama dengan kepala sekolah baru melalui tes seleksi yang benar-benar teruji. Kemudian dari hasil tes seleksi tersebut terpilihlah Fqiz Hanani SPd sebagai kepala sekolah baru,” ungkap Nur Zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parse error: syntax error, unexpected end of file in /www/wwwroot/radarbrebes.com/dc4cc8801c545bc18748b405648200ccd2361ec7/promo.php on line 595