Penataan Tempat Duduk yang Efektif untuk Pembelajaran di Kelas  dengan Membentuk Huruf “U”

Pendidikan adalah salah satu hal yang terpenting bagi setiap manusia, dimana dengan pendidikan tingkat kemampuan daya manusia akan semakin meningkat. Setiap manusia mempunyai hak untuk mengenyam pendidikan sampi ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya pendidikan, manusia yang tadinya tidak tahu apa-apa menjadi tahu. Pendidikan formal yang baik di mulai dari sejak dini, yaitu sekolah dasar. Pendidikan akan terlaksana dengan baik apabila adanya interaksi dari guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar di kelas sesuai dengan tujuan. Dimana faktor pendukung lainnya yaitu dari sarana maupun prasarana juga harus sesuai dengan kebutuhan siswa.

Di dalam pendidikan yang baik terdapat aspek yang mendukung kesuksesan pendidikan, salah satunya adalah pengelolaan kelas. Pengelolaan kelas harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa, karena dengan pengelolaan kelas yang baik akan menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan efisien. Menurut Winataputra(2003), menyatakan bahwa pengelolaan kelas adalah serangkaian kegiatan guru yang ditujukan untuk mendorong munculnya tingkah laku siswa yang diharapkan dan menghilangkan tingkah laku siswa yang tidak diharapkan, menciptakan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosoi-emosional yang positif, serta menciptakan dan memelihara organisasi kelas yang produktif dan efektif.

Salah satu cara atau metode yang dianggap efektif untuk meningkatkan pembelajaran siswa yaitu dengan mengubah sistem penataan kursi dengan membentuk huruf “U”. Diharapkan dengan cara tersebut siswa mampu menangkap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik. Dimana dengan posisi duduk seperti itu, siswa menjadi sama rata tidak ada yang lebih menonjol dari satu dengan yang lain. Jika dibandingkan dengan sistem penataan kursi yang seperti biasa, dimana penataan kursi disusun urut ke belakang, hal tersebut justru kurang efektif. Akan tetapi, memang dengan cara seperti itu kursi menjadi terlihat tersusun rapi dan sama rata.

Baca Juga  Mari saling mengenal dan saling menasihati tanpa menilai dan menghakimi

Tetapi efek dari hal tersebut akan berpengaruh pada proses belajar siswa. Bagi siswa yang sudah duduk di depan mungkin tidak akan merasa kesulitan karena dapat leluasa melihat papan tulis maupun mudah penjelasan dari guru. Sebaliknya, dengan siswa yang duduk di kursi belakang untuk melihat ke papan tulis saja susah dan terkadang terhalangi oleh siswa yang lain. Dengan hal tersebut jelas akan menjadikan siswa tidak fokus dalam pelajaran dan kurang mendengarkan pelajaran yang disampaikan oleh guru. Jika hal tersebut semakin terus menerus dilakukan, akan memberi dampak pada hasil akhir pembelajaran siswa.

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa dengan mengubah sistem penataan tempat duduk yang tadinya tersusun rapi ke belakang diubah menjadi huruf “U” mammpu meningkatkan potensi pembelajaran siswa di kelas. Selain itu juga, mampu menjadikan siswa berperan aktif di kelas dengan mudahnya mengeluarkan pendapat atas aspirasinya kepada guru maupun dengan siswa lainnya, dengan begitu akan menciptakan suasana pembelajaran di dalam kelas yang efektif dan dan lebih kondusif.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Novita Sari

novitaasari796@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.