Polisi Ciduk Pengedar Pil Terlarang Asal Slatri dan Kemurang

Satuan Narkoba Polres Brebes berhasil menciduk dua pemuda asal Desa Slatri Kecamatan larangan yang diduga menjual pil berbahaya, Jumat (2/6/ 20170.

Kasat Resnarkoba Polres Brebes AKP Eko Sugeng lewat relese-nya menuturkan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB di kamar tersangka THD (23) di Desa Slatri RT 013/RW 002.

Setelah ada pengembangan polisi juga menangkap tersangka satunya WDD, (22) tahun, asal Desa Kemurang Wetan Kecamatan Tanjung.

Selain dua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti 3.744 butir obat berbahaya yang sudah dipaket.

Barang bukti tersebut di antaranya berupa obat heximer sebanyak 40 Paket, obat heximer 5 paket, obat tramadol 10 paket, obat Trihexyphenidyl 4 lbr, dan obat Tramadol 1 bungkus plastik berisi 1000 butir.

Polisi juga mengamankan sebuah dompet milik tersangka yang diduga hasil transaksi obat terlarang dengan nominal uang Tunai Rp 500.000.

“Saat ditangkap tersangka sedang tidur. Kemudian dilakukan penggeledahan oleh Anggota Sat Resnarkoba Polres Brebes dan ditemukan barang bukti berupa ribuan pil berbahaya,” kata Eko Sugeng.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di Kantor Sat Resnarkoba Polres Brebes dan ditangani oleh Kanit 1 Aiptu Rofik Hidayat dan penyidik untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga  Penganiaya Adik Kelas Mahasiswa di UPB Akhirnya Divonis 5 Bulan Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.